• SMP Ahmad Dahlan Boarding School
  • 082244631808
  • smpahmaddahlan.adbs@gmail.com

BERITA

  • Pembuatan Sabun Cuci Padatan

    Pembuatan Sabun Cuci Padatan

    Sabtu, 4 Februari 2017, materi KIR (Karya Ilmiah Remaja) kali ini adalah tentang pembuatan sabun cuci padatan, atau yang sering dikenal sebagai sabun colek. Bahan-bahan yang dibutuhkan diantaranya adalah soda kaustik, soda ash, STPP, CMC, air, pewarna, dan pengharum. Masing-masing bahan mempunyai fungsi yang berbeda-beda, misalnya CMC berfungsi sebagai pengental.

    Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para siswa ADBS. Lelah dan letih yang mereka rasakan setelah mengikuti Tapak Suci (TS) tak menyurutkan semangat mereka untuk bereksperimen membuat sabun colek. Pembuatan sabun colek ini diawali dengan menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, dilanjutkan dengan penjelasan cara pembuatan sabun colek, serta beberapa hal mengenai keselamatan kerja yang harus diperhatikan sebelum praktikum. Misalnya, dengan menggunakan masker atau tidak melakukan kontak secara langsung dengan bahan-bahan kimia seperti soda kaustik.

    Selama proses pembuatan, siswa dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok sudah disediakan alat dan bahannya. Selain siswa mengetahui cara pembuatan sabun, siswa juga dilatih dan diajarkan akan pentingnya kerja sama. Pembuatan sabun ini membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam. Setelah selesai, mereka mengujicobakannya pada pakaian olahraga mereka, dan hasilnya adalah sabun colek yang penuh dengan busa. Sabun colek yang dihasilkan bewarna kuning dengan aroma wangi buah jeruk.

    Kegiatan ini dimaksudkan untuk membekali siswa dengan ketrampilan dan kemampuan berwirausaha. Di ADBS, siswa diajarkan untuk tidak hanya pandai secara akademik, melainkan juga softskill, khususnya berwirausaha untuk menyambut tantangan di era mendatang. Karena seperti yang kita ketahui, bahwa persaingan dari tahun ke tahun semakin  ketat, terlebih lagi setelah adanya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Oleh karena itu, para siswa harus disiapkan sejak sekarang agar nanti siap menghadapi tantangan global. Selain  itu, para siswa juga dikenalkan dengan berbagai macam bahan-bahan kimia beserta dengan karakteristiknya. Misalnya soda kaustik yang panas, dan licin di kulit. Hal ini dapat membuka wawasan siswa, serta membuat siswa menjadi lebih paham. Karena selama ini yang mereka dapatkan berupa teori, menjadikan siswa mudah sekali lupa, tetapi dengan bersentuhan atau dengan melihat bendanya secara langsung akan membuat siswa ingat. 

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks